Ada satu kebiasaan yang sering
saya lakukan ketika mengikuti pengajian, perbincangan dengan teman atau mungkin
berbincang sendiri, yaitu merekam lewat handphone, bagi saya itu adalah momen
yang tak datang dua kali,maka wajar jika saya merekamnya dengan harapan
hasilnya akan jadi referensi atau sumber mutholaah yang bermanfaat bagi saya di
kemudian hari. Tiap hari selasa malam rabu, ada majlis pengajian yang diasuh
oleh Ustadz Nashrullah, saya selalu mengikutinya, bahkan saya akan lemas ketika
tiba-tiba ada pemberitahuan kalau pengajian diliburkan karena saking
antusiasnya saya mengikuti forum penuh mauidzoh dan kalam hikmah dari beliau.
Suatu saat, saya berinisiatif
untuk merekam pengajian tersebut, saya duduk tepat di depan beliau, dengan
sopan saya mengeluarkan HP saya dan meletakkan tepat di depan saya, itu
berlangsung dalam beberapa pertemuan. Akhirnya saya merenung, berpikir apakah
aktivitas merekam saya menjadi sebuah tindakan yang kurang sopan ketika beliau
tidak mengetahuinya ? hingga saya memutuskan untuk meminta izin beliau melalui
SMS, dan alhamdulillah beliau memberi izin kepada saya untuk merekamnya. Saya sangat
senang karena memang menurut saya nasihat-nasihat beliau sangat bermanfaat bagi
saya.
Kalau lagi nongkrong dengan
sahabat-sahabat, ketika ada yang membuka sebuah pembahasan yang bermanfaat,
seketika saya setel HP ke mode rekaman, saya dekatkan ke si pembicara dan saya
balik HP agar tak terlihat bahwa HP itu sedang melakukan “penyadapan”. Saya selalu
memancing dengan pertanyaan-pertanyaan agar
diskusi tetap jalan. Bahkan ketika ada pemberitahuan masuk ke HP saya,
bakal saya acuhkan.
Mulai saat itu saya kegandrungan
merekam suara-suara dari orang-orang yang menuturkan sesuatu yang baik, entah
itu dari Kiai, Guru ataupun teman. File-file rekaman saya himpun di folder
khusus dan saya convert ulang agar kualitas suara menjadi lebih bagus dan
jelas. Ini adalah usaha saya untuk menghimpun ilmu-ilmu dari sosok-sosok yang
mau berbagi ilmu dan pengalaman. Adalah daya ingat saya yang lemah dan daya
rekam otak saya tidak sebagus orang-orang jenius yang mampu menangkan dan
menyompan apa yang ia dengar dan lihat, dan inilah usaha saya untuk
melestarikan kebaikan-kebaikan orang lain melalui rekaman saya, dan saya
manfaatkan sebagi konsumsi pribadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar